Apakah JODOH kita sudah ditentukan atau kita yang memilih??
Menjadi duda atau janda itu juga takdir yang ditentukan sblum lahir??
========================================
Kenapa terlalu sibuk mengurusi urusan Allah.......... hidup ini terlalu indah, untuk apa sibuk mempertanyakan jodoh, sedang sesuatu itu selalu ada titi wancinya sendiri.......... tak pernah repot bilamana sdah waktunya untuk disatukan, akan dipertemukan dan diberi kecocokan dalam hati........ lalu bersatu itulah jodoh. pun demikian tak ada yg abadi, akan terpisah karena cerai atau mati nantinya.......
Bagiku yg terpenting bagi lelaki adalah menjaga "bibitnya" dengan cara, menjaga makanannya agar tak termakan barang yang "kotor", menjaga kemaluannya, menjauhi zina, dan berusaha selalu memperbaiki diri dan membersihkan hati....... dengan demikian, bilamana memang bibit itu kelak berguna, besar harapan tumbuh menjadi anak yang berkualitas baik dan unggul.......
yang terpenting bagi wanita adalah, menjaga rahimnya, dengan menjaga makanannya dari barang kotor, menjaga kemaluannya dan berusaha senantiasa membersihkan hatinya.
bibit sperma terbaik dan rahim terbaik itu dipersiapkan, adalah agar kita tidak menjadi jalan lewat setan, yaitu anak2 yang bakalan membawa kerusakan dimuka bumi kelak.........
Terlepas sperma dan rahim itu dipakai atau tidak nantinya, itu masalah belakangan, yang jelas utamanya adalah menjaganya, karena lebih baik tidak punya jodoh dan keturunan sama sekali daripada harus menghasilkan/menjadi jalan lewat setan kelak, yaitu anak2 yang membawa kerusakan......
Itu bagi saya pribadi, karena saya tak mau jadi jalan lewat setan kelak. Kalau sampai ada sperma yang keluar dari diriku, mestilah dengan kualitas terbaik. Kalaulah ada anak2 yang membawa kerusakan dimuka bumi kelak, biarlah lewat sperma orang lain saja........ Seperti itulah semestinya, kita cukup berusaha menjaganya, lelaki menjaga bibitnya, wanita menjaga rahimnya. soal jodoh, MASA BODOH saja, ada atau tidak ada, tak berpengaruh lagi........
FK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar