Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Januari 2014

Tersungkur Dalam Janji

Aku memang salah satu dari kaum muslimin

Tapi aku tahu kalau aku belumlah menjadi seorang mukmin yang muttaqin

Berkali-kali rayu janji keinsyafaan ku sampaikan pada Sang Pengendali kematian

Namun sayu puji itu sarat akan kemunafikan dan kebohongan

Kembali ku tersungkur di jalan janji ku sendiri

Tertatih di bukit terjal kemaksiatan yang tak pernah sempurna ku insyafi

Asa ku berteriak ngeri

Memaki dan mencaci memandang diri sendiri

Kembali ku lafadz ‘kata untuk taat’ dalam bait janji

Dengan harapan Ia bersedia menerimaku seraya mencuci bersih dosa diri dan hati

Meski aku tak tahu apa yang akan terjadi dengan janji baruku nanti

Tapi yang aku tahu “aku hanyalah hamba dhoif yang selalu ingin belajar dari siapapun

bagaimana cara mendapatkan Cinta-Nya di Cintai-Nya dan Mencintai-Nya itu saja…..”

Rabu, 16 Oktober 2013

Renungan lll


Terimalah bahwa engkau tak mungkin seluruhnya benar seperti juga mereka tidak seluruhnya salah

Itulah adil,,,,,,,,

Terimalah bahwa yang ada padamu adalah yang terbaik yang harus kau lebihkan upaya untuk lebih membaikkannya

Itulah bersyukur,,,,,,,,,

Terimalah jika yang kau lakukan adalah kebaikkan, kebaikkanlah yang akan mencarikanmu jalan

Itulah ikhlas,,,,,,,,

ALLAH SWT menentramkan jiwa yang adil, bersyukur dan ikhlas.

Aamiin,,,,,,

Renungan ll

Bismallah....

Ada kalanya kesalahan itu membuatkan seseorang untuk membaiki diri,,,,,,,,,tidak pernah bersalah itu,,,,,,,,,bisa mendatangkan kesombongan diri,,,,,,,,,itulah 1 kesilafan yang tidak pernah disadari,,,,,,,,,

Yang akhirnya sering terjadi konflik,,,,,,,saya benar dan kamu salah,,,,,,,coba berilah kesempatan hati mengatakan kita benar,,,,,,,dan dia pun boleh jadi benar,,,,,,,,Insya Allah akan mudah cari solusi,,,,,

Bilamana melihat suatu masalah,,,,,,,,,,jangan hanya menggunakan,,,,,,pemikiran dan standar diri sendiri,,,,,,,sebab itu akan memudahkan kita terjebak dalam kesalahpahaman,,,,,,,perlu pemikiran ulang untuk memahami, secara jelas dan luas sebelum menyimpulkan,,,,,,,,!!!

Renungan l


Renungan diri,,,,,,

Wahai diri,,,,,jangalah engkau melangkah dijalan keputusasaan, dialam ini terhampar berjuta harapan, janganlah engkau berlalu mengarah pada kegelapan, karena dialam ini terdapat cahaya iman,,,,,

Wahai diri,,,,,Allah ada tatkala hati berduka, Allah ada tatkala raga menderita, Allah ada tatkala sukma terhina, Allah ada tatkala bahagia menyapa,,,,,

Wahai diri,,,,,ujian kan datang silih berganti, seperti layaknya pergantian hari, hadapi ujian dengan rumus Illahi, niscaya kedamaian kan bersemi dihati,,,,

Wahai diri,,,,,,jangan pernah takut melangkah, niatkan semua peran tuk ibadah, Allah pengubur segala resah, gundah dan gelisah, sabar dan ikhlas ciri mukmin yang kaffah,,,,,

Wahai diri,,,,,,hidup hanya sekali, sejatinya hidup tuk mengabdi pada Illahi Rabbi,,,,berusahalah jadi muslim sejati, karena surga-Nya telah menanti.

Insya Allah,,,,,